Untuk memodifikasi tampilan login screen pada ubuntu karmic kita hanya perlu melakukan hal sebagai berikut :
1. Logout dulu atau apapun asal Anda sudah berada pada tampilan login screen
2. Setelah berada pada tampilan login screen tekan tombol Ctrl + Alt + F2
3. Nantinya Anda akan berada pada tampilan login berupa console
4. Login sebagai user biasa Anda
5. Setelah berhasil login ketik : export DISPLAY=:0.0
6. Kemudian jalankan perintah : sudo -u gdm gnome-control-center
7. Gnome-control-center telah berhasil dibuka, kembali pada tampilan login screen dengan menekan tombol Ctrl + Alt + F7
8. Setelah itu klik ikon Appearances, Kemudian ganti GDM’s font, theme dan background image sesuai selera Anda
9. Tutup gnome-control-center dan login seperti biasa.
Sekian tutorial singkat mengenai cara memodifikasi tampilan login screen pada ubuntu
Selasa, 23 Maret 2010
Minggu, 03 Januari 2010
Pemrograman C di Linux
Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang sangat cocok untuk dipelajari bagi yang ingin mengetahui lebih dalam tentang Linux dan Sistem Operasi Unix lainnya yang sebagian besar dibuat dengan bahasa C. Linux sendiri merupakan sistem operasi yang langsung menyediakan C pada saat instalasi.
Tiga hal yang dibutuhkan dalam membuat program C adalah :
1. Text editor,
Text editor diperlukan untuk membuat sorce code program C. text editor yang bisa digunakan di linux antara lain : vi, gedit, kedit, nano dan lain sebagainya.
1. Text editor,
Text editor diperlukan untuk membuat sorce code program C. text editor yang bisa digunakan di linux antara lain : vi, gedit, kedit, nano dan lain sebagainya.
2. Compiler ,
Compiler adalah program yang mengkonversi source code menjadi bahasa mesin (biasa disebut object code atau machine code) sehingga dapat dimengerti langsung oleh CPU. C compiler termasuk dalam GNU Compiler Colection (GCC), salah satu komponen penting dalam distribusi linux. Untuk mengecek GCC pada sistem ketikkan gcc pada command line, jika pesan yang diterima berupa : "no input files" berarti gcc telah terinstall dan siap digunakan, jika tidak pesan yang diterima adalah "command not found"
Compiler adalah program yang mengkonversi source code menjadi bahasa mesin (biasa disebut object code atau machine code) sehingga dapat dimengerti langsung oleh CPU. C compiler termasuk dalam GNU Compiler Colection (GCC), salah satu komponen penting dalam distribusi linux. Untuk mengecek GCC pada sistem ketikkan gcc pada command line, jika pesan yang diterima berupa : "no input files" berarti gcc telah terinstall dan siap digunakan, jika tidak pesan yang diterima adalah "command not found"
3. C standard library
Library adalah kumpulan subprogram yang dapat digunakan programmer untuk membuat source code. glibc adalah standar C library yang diimplementasikan oleh GNU. Sebagian besar komponen linux membutuhkan standard tersebut.
Library adalah kumpulan subprogram yang dapat digunakan programmer untuk membuat source code. glibc adalah standar C library yang diimplementasikan oleh GNU. Sebagian besar komponen linux membutuhkan standard tersebut.
Program pertama yang biasa dibuat oleh para programmer adalah "Hello World". Caranya membuatnya :
1. ketikkan kode berikut ini pada editor text :
1. ketikkan kode berikut ini pada editor text :
#include
main()
{
printf("Hello, world!\n");
return 0;
}
main()
{
printf("Hello, world!\n");
return 0;
}
Baris pertama pada kode diatas disebut dengan preprocessor directive yang diawali dengan tanda ‘#'. directive terdiri dari header file yang berada dalam glibc dan digunakan oleh compiler untuk memindahkan isi dari file header ke dalam file c sehingga dapat digunakan. contohnya, pada kode diatas directive yang digunakan adalah stdio.h yang menyediakan fasilitas input dan output pada C, sehingga kita dapat menggunakan perintah "printf".
Setiap program C memiliki fungsi main() yang berisi satu atau lebih statement yang dituliskan didalam kurung kurawal ({}).
Perintah printf digunakan untuk menampilkan hasil dari program C kelayar. Huruf f di akhir kata printf berarti formatted (terformat). Setiap string yang ingin ditampilkan dengan perintah printf harus dibuat dalam tanda petik dua (double quotes).
Setiap program C memiliki fungsi main() yang berisi satu atau lebih statement yang dituliskan didalam kurung kurawal ({}).
Perintah printf digunakan untuk menampilkan hasil dari program C kelayar. Huruf f di akhir kata printf berarti formatted (terformat). Setiap string yang ingin ditampilkan dengan perintah printf harus dibuat dalam tanda petik dua (double quotes).
Simpan kode nama apa saja dan diakhiri dengan extension .c, extension untuk program c yang akan dikenali oleh compiler sebagai C source code. Contohnya simpan kode diatas dengan nama hello.c.
2. Compile program terdiri dari dua langkah yaitu compile dan linking. Cara meng-compile dengan menggunakan GCC adalah dengan mengetikkan perintah di bawah ini pada command line :
gcc -o hello hello.c
compile program akan menghasilkan file berextension .exe yaitu hello.exe.
gcc -o hello hello.c
compile program akan menghasilkan file berextension .exe yaitu hello.exe.
3. Menjalankan program yang telah dicompile, caranya adalah dengan mengetikkan pada command line :
./hello
run program diatas akan menghasilkan tulisan Hello World di layar.
./hello
run program diatas akan menghasilkan tulisan Hello World di layar.
Install Java on Ubuntu Linux
By default ubuntu comes with pre-installed Java Runtime Environment called gij (The GNU Java bytecode interpreter). But gij interpreter known to be not compatible with some Java code. So, most of linux user update their JVM to Sun JVM.
Basically we have two methods to install Java/JDK on ubuntu. The first is using
Install using apt-get
Open your terminal(Application - Accessories - Terminal) then type:
Note: We are using sun-java6-jdk not sun-java6-jre since I assume we are going to use it to develop Java programs not only for running the programs.
Follow the instruction to complete the instalataion. Done? yeah what do you expect more? we are in debian world :). Then we need to check whether the Sun JVM is properly installed or not by typing:
You should get information about your current JVM. The JVM should provided by Sun NOT gij anymore. Now let’s move to the second method.
Install using “unpack and run” method
In this method off course you need to download the JDK package from Sun’s Website. Go to http://java.sun.com/ and grab the latest JDK version. In this tutorial I use JDK version 1.6.0 Update 7. Download the file jdk-6u7-linux-1586.bin and save it to some location e.g: /home/user/jdk-6u7-linux-1586.bin.
Open the terminal to extract the package, move to the saved location first:
You will be asked “License Agreement” and type yes to Agree. After you complete those steps a folder named “jdk1.6.0_07″ created. Now, I don’t want to run jdk from my home folder, so I move it to /usr/local. Since /usr/local is owned by root we need sudo command.
The second command
We have successfully install the new JDK, but when type
After running that command we knew that there is no alternative for java. So, we need to add our new JDK to the alternatives. Since we are modifying the system, sudo command is needed to do so.
For more information about
Now let’s test our new environment, for this purpose we will create simple Java program. Open your favorite text editor, e.g gedit (Application - Accessories - Text Editor) and try this following code.
Save it to some location, since this is only a test I would recommend to save it under /tmp directory. I name it Hello.java. Now go back to the terminal and compile the file using
Oops…, what am I missing? No you don’t, the are few steps that we did not completed yet :). We need to add /usr/local/java in shell environment variables by editing .bashrc file located in our home directory.
Add the following lines into .bashrc (put these code at the end of file).
Save the file and close the editor. Now we need to close our Terminal to take affect. Open the terminal again and try to compile Hello.java. All the things should work :).
Comment and feedback are welcome… :)
Basically we have two methods to install Java/JDK on ubuntu. The first is using
apt-get command that will install Java through ubuntu repository, and the second one is manually install Java using traditional method “unpack and run”. The first method is the most easiest way to install Java, but the package(Java version) maybe quite out of date. My recommendation is to use the second method since it provide you the latest JDK version. Let’s try the first method.Install using apt-get
Open your terminal(Application - Accessories - Terminal) then type:
$ sudo apt-get install sun-java6-jdk
Follow the instruction to complete the instalataion. Done? yeah what do you expect more? we are in debian world :). Then we need to check whether the Sun JVM is properly installed or not by typing:
$ java -version
Install using “unpack and run” method
In this method off course you need to download the JDK package from Sun’s Website. Go to http://java.sun.com/ and grab the latest JDK version. In this tutorial I use JDK version 1.6.0 Update 7. Download the file jdk-6u7-linux-1586.bin and save it to some location e.g: /home/user/jdk-6u7-linux-1586.bin.
Open the terminal to extract the package, move to the saved location first:
$ cd /home/user $ sh jdk-6u7-linux-1586.bin
$ sudo mv jdk1.6.0_07 /usr/local $ sudo ln -s /usr/local/jdk1.6.0_07 /usr/local/java
ln -s is used to make symbolic link. Now you can also access /usr/local/jdk1.6.0_07 with /usr/local/java. We have successfully install the new JDK, but when type
java -version the current JVM is still gij. So, how do I change this? We need to tell the shell that we want to use our JDK located in /usr/local/java not the gij, for that purpose we use update-alternatives command.$ update-alternatives --list java /usr/bin/gij-4.2
$ sudo update-alternatives --install /usr/bin/java java /usr/local/java/bin/java 100 $ sudo update-alternatives --config java There are 2 alternatives which provide `java'. Selection Alternative ----------------------------------------------- * 1 /usr/bin/gij-4.2 + 2 /usr/local/java/bin/java Press enter to keep the default[*], or type selection number: 2 $ java -version java version "1.6.0_07" Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_07-b06) Java HotSpot(TM) Client VM (build 10.0-b23, mixed mode, sharing)
update-alternatives see the manual page man(1) update-alternatives.Now let’s test our new environment, for this purpose we will create simple Java program. Open your favorite text editor, e.g gedit (Application - Accessories - Text Editor) and try this following code.
1 2 3 4 5 | public class Hello {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World!") |
javac command.$ cd /tmp $ javac Hello.java bash: javac: command not found
$ gedit ~/.bashrc
JAVA_HOME=/usr/local/java JAVA_BIN=$JAVA_HOME/bin PATH=$PATH:$JAVA_HOME:$JAVA_BIN export PATH
$ cd /tmp $ javac Hello.java $ java Hello Hello World!
Tutorial: Membuat Bahasa Pemrograman Sendiri dalam 5 Menit
Bahasa pemrograman apa saja yang sudah pernah anda gunakan? C, C++, PHP, Perl, Java, VB, atau yang lain? Apa kesamaan bahasa-bahasa pemrograman tersebut? Tentu kesemua bahasa pemrogrman tersebut menggunakan syntax dalam bahasa Inggris. Pada artikel ini saya akan coba menunjukkan kepada anda bagaimana membuat bahasa pemrograman yang menggunakan syntax bahasa Indonesia, meski sebenarnya ini hanyalah teknik “goblok-goblokan” saja :).
Jadi nantinya kita dapat menuliskan
Bahasa pemrograman yang akan kita buat sebenarnya merupakan sebuah shell script. Pada shell script terdapat sebuah tool yang sangat berguna yaitu
Nah, karena shell script juga memiliki struktur percabangan dan perulangan maka kita dapat membuat sebuah program menggunakan shell script. Perintah
Dalam komputer saya file ini saya letakkan pada direktori $HOME/shellscript/indoalias.sh. Jadi setiap script yang ingin menggunakan bahasa Indonesia harus meng-include file tersebut. Berikut ini adalah sebuah shell script sederhana untuk mengetes bahasa pemrograman baru kita :)
Dan berikut ini adalah outputnya:
Bagaimana lumayan keren kan?? saya gunakan ini untuk mengajari keponakan saya yang masih duduk di kelas 5 SD dia jadi suka sama komputer :). Selamat mencoba…
diambil dari http://rioastamal.net/2008/08/tutorial-membuat-bahasa-pemrograman-sendiri-dalam-5-menit/
Jadi nantinya kita dapat menuliskan
'jika [ kondisi true ] maka blablabla…’ daripada 'if [ kondisi true ] then blablabla…’. Tertarik?Bahasa pemrograman yang akan kita buat sebenarnya merupakan sebuah shell script. Pada shell script terdapat sebuah tool yang sangat berguna yaitu
alias. Dengan program alias kita dapat memberikan nama lain untuk sebuah perintah. Dan tahukah anda bahwa perintah ls juga sebenarnya adalah alias dari perintah ls --color=auto. Nah, karena shell script juga memiliki struktur percabangan dan perulangan maka kita dapat membuat sebuah program menggunakan shell script. Perintah
alias kita gunakan untuk memberi nama lain pada syntax shell script yang berhubungan dengan pembuatan program seperti echo, if, then, dan lain-lain. Berikut ini adalah alias yang saya gunakan untuk meng-Indonesiakan shell.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 | #!/bin/bash # # file alias untuk meng-"indonesia"-kan shell script # alias jika='if' alias maka='then' alias seltu-jika='elif' alias selain-itu-jika='elif' alias selain-itu='else' alias seltu='else' alias kaji='fi' alias akhir-jika='fi' alias kasus='case' alias dalam='in' # in tidak dapat diganti :( alias suska='esac' alias akhir-kasus='esac' alias lakukan='do' alias selesai='done' alias selama='while' alias untuk='for' alias fungsi='function' alias cetak='echo' alias baca='read' alias kembalikan='return' alias hentikan='break' alias keluar='exit' |
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 | # include alias . $HOME/shellscript/indoalias.sh # contoh percabangan sederhana cetak "---- CONTOH PERCABANGAN -----" username="" password="" cetak -n "Masukkan username: " baca username cetak -n "Masukkan password: " baca -ers password cetak "" jika [ "$username" == "rio" -a "$password" == "astamal" ] ; maka cetak "LOGIN BERHASIL" selain-itu cetak "LOGIN GAGAL" kaji # contoh looping sederhana cetak -e "\n-------- CONTOH PERULANGAN ---------" untuk (( i=1; i<=5; i++ )) lakukan cetak -n "$i " selesai cetak "" jawaban=0 jawaban_user=-1 selama [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; lakukan angka1=$[ $RANDOM % 200 ] angka2=$[ $RANDOM % 500 ] jawaban=`expr $angka1 + $angka2` cetak -n "Hasil dari $angka1 + $angka2 adalah: " baca jawaban_user cetak "" jika [ $jawaban -ne $jawaban_user ]; maka cetak "Jawaban SALAH, yang benar adalah $jawaban" akhir-jika selesai cetak "Jawaban Benar..." |
astadev@astadev-laptop:/tmp$ sh tes.sh ---- CONTOH PERCABANGAN ----- Masukkan username: rio Masukkan password: LOGIN BERHASIL -------- CONTOH PERULANGAN --------- 1 2 3 4 5 Hasil dari 158 + 408 adalah: 444 Jawaban SALAH, yang benar adalah 566 Hasil dari 71 + 151 adalah: 121 Jawaban SALAH, yang benar adalah 222 Hasil dari 72 + 415 adalah: 45 Jawaban SALAH, yang benar adalah 487 Hasil dari 151 + 187 adalah: 338 Jawaban Benar... astadev@astadev-laptop:/tmp$
diambil dari http://rioastamal.net/2008/08/tutorial-membuat-bahasa-pemrograman-sendiri-dalam-5-menit/
Langganan:
Komentar (Atom)
